Duduk termenung dengan pandangan kosong.Anganku melayang memikirkan yang tak ingin ku pikirkan.Andai hidup tak serumit ini andai hidup seperti yang kita inginkan dan andai hidup selalu bahagia.Semua itu hanya ada dalam pengandaian.Ada satu problematika dalam hidup yang sedang aku amati yaitu tentang hubungan khususnya para pasangan.Mengapa mereka yang telah berpasangan dan bahkan telah menikah dengan mudahnya berdusta ,selingkuh,mempermainkan perasaan dan menyebutnya sebuah hiburan.Mengapa mereka dengan mudahnya melakukan hal itu,apa mereka tidak membayangkan jika saja mereka mengalami hal serupa yang mereka lakukan kini.
Ada juga dikalangan muda yang punya lebih dari satu pasangan bahkan punya lima pacar.Jika ditanya mengapa mereka punya lebih dari satu pacar,ada beberapa jawaban.Pertama,biar enggak bosen kata mereka kalau yang satu lagi nyebelin bisa sama yang lain jadi gak tergantung satu orang aja.Kedua,cari popularitas kalau dia itu laris.Ketiga,buat bahan perbandingan mencari yang terbaik.Kebanyakan jawaban itu yang dipilih kaum cowok dan cewek sekarang ini.Saatnya kita mengulas alasan-alasan yang tadi.
Untuk alasan yang pertama Biar enggak bosen.Alasan ini bisa diterima tapi tujuan utama orang membangun sebuah hubungan adalah belajar mengerti ssatu sama lain dan saling melengkapi jadi apakah alasan ini patut untuk dijadikan alasan dan jika ini patut dijadikan alasan bisa ditarik kesimpulan orang yang ini memiliki sifat egois karena enggak mau mengerti perasaan orang lain.
Alasan kedua,cari popularitas kalau dia laris.Memangnya mereka dagangan apa laris sebenarnya alasan ini sangat kampungan banget alias norak.Alasan ini dipake oleh orang-orang yang masih memiliki pemikiran seperti anak-anak.Bisa dibilang mereka hanya bermain-main dengan perasaan.
Alasan ketiga,Mencari yang terbaik.Alasan ini masuk akal dan mungkin bisa diterima oleh sebagian orang tapi apakah untuk mencari yang terbaik kita harus masuk kedalam hidup seseorang dan menyentuh hatinya?Tidak akan ada masalah jika orang yang kita masuki hatinya kita pilih namun jika orang itu tidak kita pilih padahal dia sudah menaruh harapan dan perasaan kepada kita.Bisa dibayangkan bagaimana perasaan kita jika ada diposisinya?Tidak banyak orang yang bisa merasakan dan peduli dengan hal ini.Mereka hanya peduli dengan hidup mereka,namun seandainya kita kelak punya anak dan anak kita diperlakukan seperti itu apakah kita sebagai orang tua rela?Apa yang kita tebar pasti akan kita tuai hasilnya.
Sekarang dampak dari perselingkuhan.Dari pengamatan di lingkungan sekitar rumah,
lingkungan kampus,dan pengalaman saya sebelumnya.Mereka korban dari perselingkuhan mengaku trauma dan tidak ingin menjalin hubungan lagi,lalu ada juga yang bercerita kalau mereka menyimpan rasa dendam karena sakit hati,dan ada yang memutusakan hubungan silaturahmi.
Akibat itu mungkin sering didengar oleh anda atau bahkan anda sendiri pernah mengalaminya dan mari kita analisa dampak ini satu persatu.Korban perselingkuhan yang mengaku trauma dan tidak ingin menjalin hubungan kembali,sungguh fatal dampak dari perselingkuhan ini.Mereka yang melakukan tindak kriminal secara tidak langsung telah merusak seseorang.Mereka kehilangan semangat untuk dicintai apalagi mencintai,kehilangan rasa percaya terhadap orang lain.Ada seorang pria berumur 45 tahun dan sampai umur tersebut dia tidak memiliki impian ataupun keinginan untuk memiliki pasangan hidup.APakah anda tau apa alsannya?menurut cerita dulu dia pernah memiliki seorang pacar dan dia berencana ingin menikah dengan pasangannya.Hubungan mereka sangat erat dan dekat namun ternyata wanita yang dia cintai malah selingkuh dengan pria lain dan dia hamil.Dari cerita itu peribahasa air susu dibalas dengan air tuba menjadi sangat jelas artinya.Dan sampai saat ini si pria masih sendiri dan berkata akan sendiri sampai mati.
Dampak selanjutnya,korban perselingkuhan inimenyimpan rasa dendam karena sakit hati.Mungkin mereka yang dibenci merasa yang penting dan enggak peduli dengan rasa sakit hati itu.Namun jika kita lihat akibat diakherat.Orang yang pernah menyakiti sesamanya dan belum terucap kata dimaafkan walaupun dia masuk surga namun dia tidak bisa masuk surga hanya karena perkara belum dimaafkan.Sungguh mengecewakan maka dari itu jangan pernah bahagia diatas sakit hati orang lain.
Dampak terakhir,memutuskan hubungan silaturahmi.Ini bisanya berhubungan dengan keluarga besar.Biasanya dampakini terjadi saat akan terlaksananya pernikahan namun gagal karena salah satunya ketahuan belangnya dan saah satu dari mereka merasa terhina dan dibohongi.Akhirnya putuslah hubungan silaturahmi itu.Padahal jika putusnya silaturahmi putuslah juga rejeki dari mereka.
Hidup ini jika tidak kita imbangi dengan kesabaran,keikhlasan,dan kejujuran sudah barang tentu tidak akan bahagia.Namun jika kita tersakiti maafkanlah orang yang menyakitimu walaupun dia belum meminta maaf.Anggap semuanya takdir dari Allah dan Allah akan memberikan jalan hidup yang lebih baik dari ini.Untuk yang belum memiliki pasangan,carilah pasangan hidup jikalau memang kamu ingin dan tidak takut patah hati dan untuk yang takut patah hati lebih baik sendiri dan terus mencoba untuk mencari dan tahan terhadap patah hati.Kejujuran itu adaah segalanya.Terimakasih.








