Olahraga / / Kamis, 30 Desember 2010 18:55 WIB
"Kalau Firman mencetak penalti itu, mungkin ada momentum bagus bagi kami. Tapi, juga ada kemungkinan-kemungkinan lainnya. Belum tentu kami bisa mencetak gol selanjutnya," papar Riedl pada jumpa pers usai pertandingan di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta, Rabu (29/12).
Riedl menegaskan dia tidak menyalahkan Firman atas kegagalan itu. Ia pun tak mau terjebak dalam berbagai kemungkinan.
Sementara Firman mengaku sempat dihinggapi rasa bersalah. Namun, rasa itu tak lagi membayang-bayanginya.
"Seperti kata pelatih kami, Alfred Riedl, bisa jadi meski saya berhasil, tidak akan mengubah keadaan. Bisa jadi kami menang atau bisa jadi kami tetap kalah. Sepak bola dimainkan selama 90 menit. Kesalahan terbesar kami adalah kalah telak di Kuala Lumpur. Selalu menjadi hal yang sangat berat untuk mengejar ketinggalan tiga gol. Apalagi para pemain mereka tampil sangat bagus," ungkap pria asal Manado, Sulawesi Utara, itu.









TIMNAS KEREN,,,,
BalasHapus